Share #2

Hai para pembaca ANOTHER THINGS! Aku berencana menge-post beberapa cerita pendek di blog ini. Bukan hanya untuk promosi tapi juga sebagai dokumentasi. Memang ceritanya belum siap tayang alias sedang dalam tahap pembuatan, hasil akhir, menarik atau tidak itu tergantung pembaca. walau bagai mana pun, pembaca adalah juri utama.



Aku berencana membuat sebuah cerita horror. Tapi selalu gagal bila kubuat menjadi cerpen, dan selalu putus di tengah jalan bila kubuat novel. Aku membutuhkan lebih banyak kata untuk menuangkan apa yang ada di kepalaku ini agar menjadi sebuah cerita. Tapi juga sedikit saja agar tak buntu di tengah jalan. Banyak komentar yang bermunculan, misalnya:
“Bagus, tapi plotnya terlalu terburu-buru.”
“Seramnya kurang terasa.”
“Kurang menegangkan.”
Atau yang lebih buruk bila ada yang mengatakan,
“Nggak berkesan sama sekali.”
Untung tak ada yang mengucapkan yang terakhir. Meski komentar-komentar mereka berusaha tak membuatku tersinggung alias bohong.
Tapi kini aku belajar untuk menuangkan ide ini secara pelan-pelan. Sebentar-sebentar membaca kembali tulisan sebelumnya agar alur cerita tak melenceng dari bayangan. Kadang melamun sebentar memikirkan bagaimana meneruskan cerita bila tiba-tiba buntu di tengah jalan. Kalau kepala sudah terasa berat serasa berdenyut keras seperti dentuman lagu Metal Rock hingga otak seperti akan mencuat keluar. Aku istirahat tidur dan — biasanya tak segera bangun hingga esok hari.

Esoknya, aku telah melupakan apapun yang kupikirkan kemarin. Sehingga pasti ceritanya akan menjadi berbeda dari sebelumnya. Begitu seterusnya hingga saat cerita telah selesai dan aku membaca lagi aku pasti akan langsung berkomentar,
“Luar biasa! Bagaimana mungkin aku bisa membuat cerita panjang yang begitu sulit dimengerti akal sehat ini?”
Setelah mengatakan itu aku pasti langsung mengunci diri di kamar dan terpuruk oleh kenyataan yang mengatakan bahwa aku memang orang yang sama sekali tak berbakat dalam hal menulis. Dan hal-hal lain yang yang berhubungan dengan sastra, seni, dan olah raga. Yang kukuasai mungkin hanya bakat makan banyak dan tidur.

Pernah sekali berniat membuat cerita tentang kisah hidupku yang luar biasa (menurutku). Tapi aku takut komentar “tak berkesan” itu akan banyak terlontar dari pembaca. Maka kubatalkan rencana itu sebelum jari-jari uncontrolled di tangan ini mulai menekan tombol keyboard dan menuliskan apapun yang bahkan aku pun tak bisa mengerti tulisanku sendiri.

Cukup sudah basa basinya (yang benar-benar garing). Langsung menuju pembahasan cerita.
Cerita pendek yang akan ku-post kubuat bersetting di luar negeri. (saat ini cerita bersetting luar negeri memang sedang trend). Selain itu, cerita yang mengharuskan pembaca menebak-nebak cerita juga menjadi favorite (Apalagi yang menegangkan).
Aku juga bukan orang yang suka menulis cerita romantic, atau cerita-cerita bahagia yang mengisahkan cinta para remaja. Walau banyak yang mengatakan aku lebih baik dalam genre yang satu itu. Terutama bakat ‘ngegombal’ yang sering membuat teman-teman perempuanku bergidik (maaf, bukan maksudku menyombongkan diri).
Tapi atas inisiatif penasihatku, (Kucingku) akhirnya aku memutuskan akan membuat cerita dengan tiga genre; horror, romantic, dan comedy. Masing-masing satu (kalau lebih dari itu, otakku takkan mau kembali ke tongkorakku lagi, dan kabur merantau menyeberang lautan seperti Frankenstein).

Meski ditemani tekanan batin yang takut kalau-kalau pembaca takkan menyukainya, aku tetap meneruskan menulis. Dengan dorongan semangat dari dua sahabatku (kedua kucingku) yang selalu menemaniku menulis cerita ini.

Baiklah! Sekian basa-basinya. Aku tak tahu kapan cerita akan siap disajikan tapi kuharap para pembaca ANOTHER THINGS bersedia menanti untuk mengikuti (Mengharap).
Sekian.
Matur sembah nuwun  :)

2 comments:

ambar raharja

November 30, 2011 at 10:15 PM
Permalink this comment

1

said...

tidak apa2 . karena wajahmu saja suda horor. So Try it ! ciayo ^^

sebuah konsep baru . Magician :D

DePH

December 2, 2011 at 5:20 PM
Permalink this comment

1

said...

Konsep buat siapa, Bos??? Hhee :P

Boleh tuh! Magician. jadi pengen coba..
(setelah tugas sastra kelar) "=_=