Aku mau berbagi nih, sama pembaca Another Things. Tentang salah satu film favoritku and salah satu best movie yang pernah ada...
The Lord of the Rings
Siapa sih, yang tak tahu tentang film yang satu ini? Film trilogy yang merupakan adaptasi dari novel berjudul sama karangan J. R. R. Tolkien.
Sama seperti film, novel terdiri dari tiga seri dengan judul masing-masing sama persis seperti judul film itu tadi, yakni:
The Lord of the Rings: The Fellowship of the Ring
The Lord of the Rings: The Two Towers
The Lord of the Rings: The Two Towers
The Lord of the Rings: The Return of the King
Nih, aku kasih synopsis tentang cerita (Berdasar Wikipedia):
Cerita
dimulai ketika hobit Bilbo Baggins berangkat meninggalkan Shire dan mewariskan
hartanya ke pewarisnya, Frodo. Gandalf penyihir abu-abu, seorang teman Bilbo,
menasehati Frodo untuk berhati-hati dengan cincin yang menjadi salah satu
warisan Bilbo. Tujuh belas tahun kemudian berlalu, dan Gandalf menyuruh Frodo
untuk membawa cincin itu keluar dari Shire karena tuan kegelapan Sauron sedang
mencari-cari cincin tersebut. Frodo, Samwise Gamgee dan Peregrin Took (atau
Pippin) berangkat dan mereka bertemu dengan Ring-wraiths dalam perjalanan
mereka. Setelah sampai di Brandyhall, mereka bertemu dengan Meriadoc Brandybuck (atau Merry) dan
keempatnya mulai perjalanan mereka menuju Bree. Mereka hampir dibunuh Barrow-wights jika Tom Bombadil tidak menolong mereka.
Ketika
mereka sampai di Bree, mereka bertemu dengan seseorang misterius yang dipanggil
dengan nama Strider yang berarti
"sang pengembara". Sebuah surat dari Gandalf diberikan kepada Frodo,
memberitahu bahwa Strider adalah teman Gandalf. Dalam surat itu, Frodo juga
disuruh untuk pergi ke Rivendell. Strider menawarkan bantuannya kepada Frodo
dan mereka pun menerimanya. Kelima tokoh ini pun akhirnya sampai di Rivendell,
tetapi Frodo sempat ditusuk oleh pisau Morgul yang sangat mematikan.
Setelah
Frodo disembuhkan oleh Elrond, sang penguasa Rivendell, sebuah rapat diadakan.
Rapat itu menceritakan sejarah cincin dan mereka memutuskan untuk menghancurkan
Cincin dengan cara membuang Cincin itu ke Orodruin (atau Mount Doom) yang berada di
Mordor. Sebuah grup yang beranggotakan Frodo, Sam, Merry, Pippin, Gandalf,
Aragorn, Boromir, Legolas dan Gimli dibentuk.
Grup
ini melewatkan banyak bahaya. Gandalf jatuh ke dalam kegelapan ketika para
pembawa cincin berada di dalam Moria. Boromir meninggal dibunuh sekelompok Orc yang bersenjatakan panah.
Merry dan Pippin pun diculik para Orc dan Frodo dan Sam pergi berdua ke Mount
Doom.
Aragorn,
Legolas dan Gimli, sebagai sisa Pembawa Cincin, memutuskan untuk menyelamatkan
Merry dan Pippin. Mereka menyebut diri mereka sebagai Tiga Pemburu (The Three
Hunters) dan mengejar para Orc sampai ke Hutan Fangorn. Tiga Pemburu bertemu
dengan pasukan Rohan yang telah
membunuh para Orc yang telah menculik Merry dan Pippin.
Di
Hutan Fangorn, Tiga Pemburu bertemu dengan Gandalf, yang ternyata hidup
kembali. Gandalf menyuruh mereka semua untuk pergi ke Rohan dan membantu
pasukan Rohan. Pada saat yang sama, Merry dan Pippin yang sudah berada di dalam
Hutan Fangorn, pergi ke Isengard bersama para Ent yang
ingin membalas dendam mereka terhadap Saruman,
penghuni menara Orthanc di
Isengard.
Gandalf,
Aragorn, Legolas dan Gimli berperang dalam Pertempuran Helm's Deep bersama para Rohirrim dan mereka menang. Setelah
menang, mereka pergi ke Isengard dan bertemu dengan Merry dan Pippin. Pada saat
ini, Frodo dan Sam sedang berjalan menuju Mordor. Di lereng-lereng Emin Mule
mereka bertemu dengan Golam (Smeagol) yang dulunya menemukan cincin Sauron di
dasar sungai Anduin. Termakan oleh kuasa cincin itu, Golam selalu berusaha
untuk mendapatkannya kembali. Tetapi setelah mengetahui kalau Frodo dan Sam
lebih kuat dari dirinya, Golam menawarkan untuk membimbing mereka melalui
Rawa-rawa mati (The Dead-marshes) ke gerbang hitam Mordor. Untuk sementara
Golam menjadi teman mereka tetapi pengaruh jahat cincin itu selalu
meresahkannya. Di depan gerbang Mordor, mereka mendapati kalau mereka tidak
bisa masuk ke tanah terkutuk itu lewat situ karena pengawasannya terlalu ketat.
Kemudian
Golam membawa mereka ke Ithilian, tanah yang tadinya dimiliki oleh kerajaan
Gondor. Ia bermaksud untuk pura-pura membawa Frodo dan Sam (yang sangat
dibencinya) masuk ke Mordor melalui Minas-Ithil/Minas-Morgol, melalui suatu
puncak yang dinamai "Cirith Ungol", yang artinya tebing laba-laba.
Ini karena Shelob (seekor laba-laba raksasa yang ganas) tinggal disitu.
Di
hutan indah Ithilian mereka bertemu dengan Faramir, adik dari Boromir dan anak bungsu Denethor. Dengan berat hati ia membawa
kedua hobit tersebut ke sebuah tempat rahasia yang terletak di balik sebuah air
terjun. Setelah makan dan beristirahat, Faramir memberitahukan Frodo kalau
suatu makhluk aneh tertangkap oleh para penjaga. Makhluk tersebut tak lain
adalah Golam, yang melarikan diri saat Frodo bertemu dengan Faramir. Oleh
permohonan Frodo, ia berhasil menyelamatkan Golam dari hukuman mati, tapi Golam
tak pernah melupakannya. Ia benci ikatan atau tambang dan Frodo menipunya dan
ia diikat. Sebelum pergi, Faramir memperingatkan Frodo kalau nama Cirith Ungol
adalah nama yang kejam dan sangatlah mungkin Golam bermaksud membawanya kesana
untuk menjebaknya. Tetapi Frodo tetap pergi dan Faramir memberikan Frodo
makanan dan Frodo pun melanjutkan perjalanannya.
Sebagai
tanda ancaman terakhir dari Orthank, sebuah batu Palantir dilemparkan ke arah
Gandalf. Pippin yang memungutnya dihantui rasa penasaran dan ia menyelidikinya
waktu tengah malam. Tapi ia telah menemukan batu penglihatan, yang pasangannya
adalah milik Sauron. Dengan cara inilah tuan kegelapan itu mengetahui kalau
Sarumand telah mengkhianatinya dan ia mengirimkan para nazgul, ring-wraiths
untuk memerangi Sarumand.
Para
penunggang kuda di Rohan bergegas pergi ke Minas Tirith. Waktu Frodo meneruskan
perjalanannya ke Minas Morgol matahari ditelan awan kegelapan. Dalam gelap
inilah Raja Theoden dan para pasukannya menunggang ke Gondor. Dalam gelap
inilah Aragorn, keturunan Isildur menunggang jalan-jalan mati, memanggil
arwah-arwah mereka yang tak memenuhi sumpahnya waktu Isildur masih hidup.
Sementara Frodo memasuki tanah Mordor, Minas Tirith dikepung dan hampir
terambil oleh pasukan Mordor. Faramir terluka, terpanah panah beracun buatan
Mordor dan Denathor yang gila karena putus asa nyaris membakar diri di kuburan
keluarganya. Faramir diselamatkan dan diobati oleh Gandalf dan dibawa ke rumah
penyembuhan. Disanalah ia bertemu dengan Eowen, gadis tameng dan jatuh cinta
kepadanya. Ia yang tadinya mencintai Aragorn dan dalam keputus-asaannya
berharap untuk mati di medan perang.
Ketika
harapan sudah hampir hilang datanglah Theoden dari utara, dan angin selatan
yang bertiup dari laut menyibak awan-awan yang dikerahkan Sauron.
Dengan
terbitnya matahari, disitulah Theoden tewas dibunuh oleh pemimpin Nazgul dan
makhluk jahanam itu ditakhlukan oleh Eowen, keponakan perempuan raja Theoden
dan Merry. Demikianlah terpenuhi nubuat yang dikatakan seribu tahun sebelumnya
kalau makhluk itu tidak akan terbunuh oleh laki-laki. Saat itu pula Aragorn
tiba dari selatan, membawa kapal-kapal yang tadinya dipersiapkan untuk melawan
Gondor. Dengan kekuatan baru itulah mereka mengalahkan musuh-musuhnya. Kemudian
pasukan kemenangan Aragorn bersama Gandalf dan yang lainnya pergi ke gerbang
Mordor dan berperang tanpa harapan. Di tengah peperangan itulah mereka
menyaksikan kehancuran cincin Sauron, yang dulunya oleh para elves dinamai Gorthor:
si kejam. Aragorn dimahkotai raja atas Gondor dan Arnor, dan menikahi Arwen
yaitu puteri Elrond yang juga adalah sepupunya dari jauh karena Elros, ayah
nenek moyangnya merupakan saudara Elrond. Elrond sendiri, bersama elves yang
lain seperti Galadriel, Gildor Inglorian dan Gandalf menaiki sebuah kapal dan
berlayar ke barat, dimana telah tersedia tanah tempat tinggal khusus untuk
mereka, terpisah dari dunia kita ini.
Yah, pokoknya kira-kira begitu lah synopsisnya...
Aku pribadi suka sekali dengan film ini. Ingin sekali mengoleksi novelnya. Ya, karena aku seorang Bookworm, Pecinta buku, Penggila cerita fantasy, dan begitulah...
Oh ya, film ini disutradarai oleh Peter Jackson, didistribusi oleh New Line Cinema. Dibintangi Actor dan Actres berkelas seperti, Elijah Wood, Viggo Mortensen, Ian McKellen, Orlando Bloom, Liv Tyler, Hugo Weaving, Cate Blanchett, dan masih banyak lagi. Sebenarnya ini termasuk film lama. Tapi tetap, sebuah hasil karya yang baik akan selalu berkenan di hati. :)
Yang bagus dari film&novel ini nih, cerita yang sangat menarik, fantasy tingkat tinggi yang cerdas. Dan (dalam film) efek fisual dan BS yang keren. Humm, jadi ingin nonton lagi.
Oh ya, bagi para pembaca Another Things yang pingin koleksi film The lord of the Rings trilogy bisa download free di website ini (tinggal klik):
The Lord of the Rings: The Fellowship of the Ring
Aku pribadi suka sekali dengan film ini. Ingin sekali mengoleksi novelnya. Ya, karena aku seorang Bookworm, Pecinta buku, Penggila cerita fantasy, dan begitulah...
Oh ya, film ini disutradarai oleh Peter Jackson, didistribusi oleh New Line Cinema. Dibintangi Actor dan Actres berkelas seperti, Elijah Wood, Viggo Mortensen, Ian McKellen, Orlando Bloom, Liv Tyler, Hugo Weaving, Cate Blanchett, dan masih banyak lagi. Sebenarnya ini termasuk film lama. Tapi tetap, sebuah hasil karya yang baik akan selalu berkenan di hati. :)
Yang bagus dari film&novel ini nih, cerita yang sangat menarik, fantasy tingkat tinggi yang cerdas. Dan (dalam film) efek fisual dan BS yang keren. Humm, jadi ingin nonton lagi.
Oh ya, bagi para pembaca Another Things yang pingin koleksi film The lord of the Rings trilogy bisa download free di website ini (tinggal klik):
The Lord of the Rings: The Fellowship of the Ring
The Lord of the Rings: The Return of the King
All right... :)
All right... :)


0 comments:
Post a Comment